Skip to main content

Ini Tentang Cinta


Aku tak bisa membaca dirimu
Aku Tak bisa menebak tentangmu
Aku hanya ingin mengenal dirimu

Aku mau kau juga mengenal diriku
Berbagilah kisah tentangmu denganku

Aku selalu siap berada disampingmu

Selalu siap mendengarkan segala keluhmu
Mendengarkan cerita ketika hatimu rapuh
Juga menikamati senyum dalam bahagiamu


Tapi aku tak ingin berjanji selalu bahagiakanmu
Sebab aku tak ingin kau kecewa pada sikapku
Tapi suatu saat nanti kau rasakan saja 
Betapa besar rasa dihatiku untuk dirimu

Jangan kau berjanji selalu setia padaku

Dan untuk selalu ada menemani diriku
Sebab janji hanyalah sebagai simbol 
Seperti pelengkap manisnya kata dibibir
Bila salah satu darinya sudah mulai ingkar
Maka hati mulai merasa ragu tuk menjalani

Bertahan atau memilih pergi 

Menjadi pilihan yang terbaik
Bila bertahan akan tersakiti
Dan bila pergi tak pernah kembali


Biarkanlah cinta mengalir apa adanya
Mengikuti arus jalan yang ditempuh
Hingga sampailah dipelabuhan cinta
Dimana tempatnya dua insan cinta
Mengikat janji suci abadi selamanya

Janganlah kau coba paksakan cinta

Jika dia tak ingin mengayuh bersama
Dan jangan pula kau berputus asa
Bila ditengah lautan ombak menggulung

Cinta butuh pengorbanan

Cinta juga butuh kepastian
Pengorbanan dalam cinta
Dan kepastian dalam cinta

Ada yang bisa hidup bersama

Tapi tidak saling mencintai
Dan ada pula yang tak bisa bersatu
Namun mereka saling mencintai

Jakarta,
Angel Sibarani

Photo by: coveran pribadi

Comments

Popular posts from this blog

Sebuah Drama Topeng Pendusta

Pernahkah kau berpikir tentang aku? Apa kau peduli pada perasaanku? Apakah kau anggap aku ada? Atau bagimu aku hanya mainan? Tidakkah kau mendengar jeritan hatiku? Padahal pintaku hanya sedikit, tidak lebih Tolong dengarlah sekali saja, tak perlu lebih Mungkin di matamu aku terlihat tegar Tapi kau telah salah besar menilaiku Belahan lain diriku juga bisa menangis pilu Bahkan separuhnya meminta untuk rebah Dan kau semakin menjadi-jadi menyiksaku Kau seperti si dungu berwajah lugu Kau menikmati setiap inci goresan luka ini Hai lihatlah, aku merintih dalam ringai! Aku tersenyum dalam luka! Dan aku tertawa dalam kepalsuan! Semua seperti sebuah kebohongan besar Hingga muak menjadi satu dengan lelah Aku lelah harus berpura-pura tabah Aku lelah harus selalu tersenyum palsu Bahkan diam-diam aku mengaung tangis Drama ini benar-benar membuatku muak Aku benci kenajisan yang kau ciptakan Lalu kau suguhkan pada penikmat dusta Kapan aku bisa tersenyum saat bahagia? ...

Andai Kamu Jadi Aku

Ku tulis ini saat mataku tak lagi menangis Ku tulis ini saat mulutku tak lagi berkeluh Aku mengingatmu sebagai yang sempat hadir Meskipun aku tak pernah tinggal dihatimu Seandainya kau mengerti perasaanku Mungkin kau memilihku sebagai tujuan Tapi, aku hanya sebuah persinggahan Tempatmu meletakan segala kecemasan Lalu pergi tanpa janji untuk pulang padaku Ku berikan penuh perhatianku untukmu Tapi semua seakan tak kau gubris Aku ada disampingmu, Tapi getaran itu seakan tak kau rasakan Aku berada didekatmu, Namun perhatianku seperti kau abaikan Setiap detik dan waktu yang bergulir Aku menganggap semua telah berakhir Aku tak boleh lagi berharap terlalu jauh Aku membayangkan perasaanku hilang Aku memimpikan lukaku segera kering Namun sampai kapan aku terus mencoba? Seandainya kau bisa membaca perasaanku Dan kamu bisa mengetahui isi otakku Mungkin hatimu yang beku akan mencair Aku tak pernah tau apa salahku Kita yang baru saja kenal, B...

Ternyata kau bukan untukku

Jauh darimu aku hanya sebuah angan Berada dihadapanmu jadi sebuah bayang Tak berarti apa-apa Tak guna apa-apa Aku bahagia saat jenuhku bersamamu Meski kau acuh atas rasa itu Aku tau, mengerti, dan juga paham Hatimu hanya untuk yang kau beri senyum Bahkan waktuku tak mampu menggantinya Tak bisa sedetikpun memalingkanmu darinya Sekarang aku sadar Ragamu selalu bersama dan menemaniku Namun hati dan pikiranmu terpaut padanya Tapi tenanglah Itu tak membuatku meninggalkanmu Akan kusimpan baik-baik rasa ini Akan kubuatkan ruang tersendiri dihatiku Akan aku lepas kamu Namun akan kujaga kamu dari kejauhan Karena aku tak mau mengurungmu dalam kemunafikan Jakarta, Angel sibarani