Aku yang mencintaimu dengan utuh
Kau mencintaiku hanya separuh
Berharap setiap hentakan amin jadi kenyataan
Nyatanya hanya menjadi sebuah bayangan
Dan sekarang menguap jadi sebuah angan
Kau tau, aku sedang berlari untuk sembuhkan hati
Berlari sejauh mungkin agar aku bisa lupakanmu
Menghapusmu dalam ingatan di kepalaku
Menghapus bayangmu dalam hidupku
Berusaha melarikan luka yang kau tinggalkan
Meluruhkan gemuruh kata cinta
Agar aku bisa melanjutkan cerita lainnya
Agar tak ada bayang mu dalam hati ku
Berlari ku disini dan terus ku coba berlari
Ku tancapkan puisi untuk mengusirmu pergi
Dan, kupikir aku berhasil membunuh bayangmu
Tapi ternyata aku salah
Kau masih disana
Hadir dan hidup dalam setiap deretan kata rindu
Dalam larik syair yang tak pernah berani kuberikan
Hanya berani dituliskan dengan degup hatiku
Dengan harapan kau membacanya dan mengerti
Bahwa aku masih disini menantimu kembali
Jakarta,
Angel Sibarani

Comments
Post a Comment