Skip to main content

Tentang Kisah Yang Tak Pernah Bisa Ku Ceritakan



Kau adalah kata yang tak dapat aku tuliskan 
Kau adalah kenangan yang tak bisa dilupakan
Kau adalah buku usang yang tak ingin aku buka
Malam ini, izinkan aku menoreh kisah tentang kita


Kenangan tentang dirimu begitu indah
Kisah kita indah seperti didunia dongeng
Begitu manis hingga enggan aku akhiri
Tapi takdir berkata kisahku berkahir pilu


Awalnya tak rela kau pergi tinggalkan aku
Aku tau kau pergi bukan karena pilihanmu
Aku tau kau pergi bukan karena tak sayang
Aku tau kau pergi bukan karena membenciku
Tapi karena kata sang pencipta waktumu telah usai
Sekarang hanya ada aku dan kenangan kita


Kepergianmu terpaksa harus aku relakan
Diriku begitu terpukul oleh kepergianmu
Seperti menelan pil pahit tanpa segelas air
Semua ku terima tanpa ada kata perpisahan
Dan aku harus mengakui kisah kita berakhir tragis
Tanpa bisa ku sesali, sebab ini bukan salahmu


Aku tau waktu tak dapat diputar kembali
Kenangan itu akan selalu tetap ku ingat
Tapi tak mungkin lagi aku bisa mencintaimu
Hanya doa yang ku kirimkan setiap hati rindu
Dan aku yakin suatu saat kita pasti bertemu


Jakarta,
Angel Sibarani




Photo by: dokumen pribadi

Comments

Popular posts from this blog

Sebuah Drama Topeng Pendusta

Pernahkah kau berpikir tentang aku? Apa kau peduli pada perasaanku? Apakah kau anggap aku ada? Atau bagimu aku hanya mainan? Tidakkah kau mendengar jeritan hatiku? Padahal pintaku hanya sedikit, tidak lebih Tolong dengarlah sekali saja, tak perlu lebih Mungkin di matamu aku terlihat tegar Tapi kau telah salah besar menilaiku Belahan lain diriku juga bisa menangis pilu Bahkan separuhnya meminta untuk rebah Dan kau semakin menjadi-jadi menyiksaku Kau seperti si dungu berwajah lugu Kau menikmati setiap inci goresan luka ini Hai lihatlah, aku merintih dalam ringai! Aku tersenyum dalam luka! Dan aku tertawa dalam kepalsuan! Semua seperti sebuah kebohongan besar Hingga muak menjadi satu dengan lelah Aku lelah harus berpura-pura tabah Aku lelah harus selalu tersenyum palsu Bahkan diam-diam aku mengaung tangis Drama ini benar-benar membuatku muak Aku benci kenajisan yang kau ciptakan Lalu kau suguhkan pada penikmat dusta Kapan aku bisa tersenyum saat bahagia? ...

Andai Kamu Jadi Aku

Ku tulis ini saat mataku tak lagi menangis Ku tulis ini saat mulutku tak lagi berkeluh Aku mengingatmu sebagai yang sempat hadir Meskipun aku tak pernah tinggal dihatimu Seandainya kau mengerti perasaanku Mungkin kau memilihku sebagai tujuan Tapi, aku hanya sebuah persinggahan Tempatmu meletakan segala kecemasan Lalu pergi tanpa janji untuk pulang padaku Ku berikan penuh perhatianku untukmu Tapi semua seakan tak kau gubris Aku ada disampingmu, Tapi getaran itu seakan tak kau rasakan Aku berada didekatmu, Namun perhatianku seperti kau abaikan Setiap detik dan waktu yang bergulir Aku menganggap semua telah berakhir Aku tak boleh lagi berharap terlalu jauh Aku membayangkan perasaanku hilang Aku memimpikan lukaku segera kering Namun sampai kapan aku terus mencoba? Seandainya kau bisa membaca perasaanku Dan kamu bisa mengetahui isi otakku Mungkin hatimu yang beku akan mencair Aku tak pernah tau apa salahku Kita yang baru saja kenal, B...

Ternyata kau bukan untukku

Jauh darimu aku hanya sebuah angan Berada dihadapanmu jadi sebuah bayang Tak berarti apa-apa Tak guna apa-apa Aku bahagia saat jenuhku bersamamu Meski kau acuh atas rasa itu Aku tau, mengerti, dan juga paham Hatimu hanya untuk yang kau beri senyum Bahkan waktuku tak mampu menggantinya Tak bisa sedetikpun memalingkanmu darinya Sekarang aku sadar Ragamu selalu bersama dan menemaniku Namun hati dan pikiranmu terpaut padanya Tapi tenanglah Itu tak membuatku meninggalkanmu Akan kusimpan baik-baik rasa ini Akan kubuatkan ruang tersendiri dihatiku Akan aku lepas kamu Namun akan kujaga kamu dari kejauhan Karena aku tak mau mengurungmu dalam kemunafikan Jakarta, Angel sibarani