Skip to main content

7 Fakta unik Suku Batak, bikin kamu mau teriak Horas!!


Indonesia memang memiliki segudang suku beserta segudang keunikannya pula. Rasanya seperi tidak akan pernah cukup waktu untuk membedahnya satu persatu. Terlalu unik dan terlalu banyak. Seperti contohnya sekarang ini saya mau bahas mengenai salah satu suku yang bisa ditemukan di tiap daerah di Indonesia. Bukan, bukan Suku Jawa. kali ini saya mau bahas mengenai fakta unik Suku Batak. Salah satu keunikan yang dimiliki Suku Batak biasanya mereka dengan mudah dikenali dari logat bicara mereka yang buat sebagian orang terdengar lucu dan khas, dan masih ada fakta lain yang mungkin belum kamu ketahui. Penasaran? Berikut saya ungkap beberapa keunikan lainnya yang dimiliki oleh Suku Batak.

1. Cicak sebagai simbol hidup
Mungkin belum banyak yang tahu bahwa orang Batak menjadikan cicak sebagai simbol hidup mereka. Orang Batak menganggap cicak sebagi binatang yang patut dijadikan contoh hidup karena binatang melata ini bisa bertahan hidup di mana saja. Cicak bisa hidup di rumah dengan berbagai ukuran dan model. Demikian halnya dengan orang Batak, mereka diharapan bisa hidup di mana saja dan tak tergantung pada tempat.

2. Pentingnya marga

Marga adalah hal yang sangat penting bagi orang Batak. Setiap kali berkenalan dengan orang baru sesama Batak mereka biasanya akan menanyakan marga. Marga ini sangat penting bagi orang Batak karna dalam budaya mereka haram hukumnya untuk menikah dengan satu marga atau silsilah. 
Orang Batak wajib mengetahui silsilahnya. Orang Batak yang tidak tahu silsilahnya bahkan dianggap sebagai orang Batak kesasar. Di Batak ada sebuah istilah yang disebut Martarombo. Yakni semacam obrolan yang tujuannya mencari-cari asal muasal marga.

3. Ulos adalah “batiknya” orang Batak
Masyarakat yang hidup di Pulau Jawa sangat identik dengan batik yang umumnya dikenakan untuk acara-acara formal. Masyarakat Batak punya kain “batik” mereka sendiri yang dikenal dengan Ulos. Ulos merupakan kain tradisional yang secara turun temurun dikembangkan oleh orang Batak. 
Sama seperti Batik yang terdiri atas banyak macam. Kain Ulos juga terdiri atas beberapa jenis yang biasanya dibedakan sesuai fungsinya. Setiap orang Batak akan mengenakan Kain Ulos yang berbeda untuk setiap acara yang berbeda. Misalnya saat mereka menghadiri pernikahan atau kematian.
Mereka akan mengenakan kain ulos yang tidak tidak sama. Dalam beberapa kasus Kain Ulos juga membedakan status sosial seseorang. Tak jauh beda dengan kain batik.
4. Menikah dengan Pariban (sepupu)
Dalam Suku Batak dikenal istilah pariban (sepupu) dan rokkap (jodoh). Sepupu dalam Suku Batak bukan seperti sepupu di suku lainnya. Sepupu di Suku Batak bisa dinikahi. Contohnya jika kamu laki-laki, kamu bisa menikah dengan anak perempuan dari adik laki-laki ibumu. Sebaliknya jika kamu perempuan, kamu bisa menikah dengan anak laki-laki dari adik perempuan sang ayah. Wah bisa begitu ya?

5. Tentang Tuhor / Sinamot
Dalam hubungannya dengan pernikahan, orang Batak mengenal istilah Tuhor / Sinamot. Yakni semacam uang yang digunakan untuk mas kawin. Uang ini nantinya akan digunakan oleh pihak laki-laki untuk mempersunting perempuan. Uang Tuhor / Sinamot biasanya akan digunakan untuk membeli kebaya perempuan, biaya untuk pernikahan serta beberapa kebutuhan lain sesuai kesepatan keluarga.
Nilai Tuhor ini sangat ditentukan oleh tingkatan pendidikan si perempuan. Semakin tinggi tingkatan pendidikannya, maka semakin tinggi pula nilai Tuhor / Sinamot yang harus dikeluarkan oleh pihak laki-laki.
6. Tidak boleh menikah dengan satu marga 
Bagi orang Batak menikah dengan orang yang semarga dan satu silsilah adalah haram hukumnya. Dalam Suku Batak memang ada beberapa marga yang dianggap masih satu silsilah sehingga dianggap masih satu kerabat atau saudara. Makanya ada larangan menikah dengan kasus seperti ini. Jadi muncullah alasan mengapa Batak setiap kenalan dengan Batak yang lainnya selalu menanyakan tentang marga. Biar gak terjebak cinta dalam silsilah keluarga.
7. Konsep rumah Suku Batak 
Konsep rumah Batak tergolong unik dan sarat akan makna yang mendalam. Konsep rumah Batak ini dibangun menjadi rumah panggung dengan ukuran pintu masuk yang cukup rendah. Bukan karena kekurangan kayu, namun pintu masuk yang rendah ini memaksa tiap tamu yang masuk untuk sedikit membungkuk demi menghormati tuan rumah.

Angel Sibarani, horas!!
17/11/2018

Comments

Popular posts from this blog

Sebuah Drama Topeng Pendusta

Pernahkah kau berpikir tentang aku? Apa kau peduli pada perasaanku? Apakah kau anggap aku ada? Atau bagimu aku hanya mainan? Tidakkah kau mendengar jeritan hatiku? Padahal pintaku hanya sedikit, tidak lebih Tolong dengarlah sekali saja, tak perlu lebih Mungkin di matamu aku terlihat tegar Tapi kau telah salah besar menilaiku Belahan lain diriku juga bisa menangis pilu Bahkan separuhnya meminta untuk rebah Dan kau semakin menjadi-jadi menyiksaku Kau seperti si dungu berwajah lugu Kau menikmati setiap inci goresan luka ini Hai lihatlah, aku merintih dalam ringai! Aku tersenyum dalam luka! Dan aku tertawa dalam kepalsuan! Semua seperti sebuah kebohongan besar Hingga muak menjadi satu dengan lelah Aku lelah harus berpura-pura tabah Aku lelah harus selalu tersenyum palsu Bahkan diam-diam aku mengaung tangis Drama ini benar-benar membuatku muak Aku benci kenajisan yang kau ciptakan Lalu kau suguhkan pada penikmat dusta Kapan aku bisa tersenyum saat bahagia? ...

Andai Kamu Jadi Aku

Ku tulis ini saat mataku tak lagi menangis Ku tulis ini saat mulutku tak lagi berkeluh Aku mengingatmu sebagai yang sempat hadir Meskipun aku tak pernah tinggal dihatimu Seandainya kau mengerti perasaanku Mungkin kau memilihku sebagai tujuan Tapi, aku hanya sebuah persinggahan Tempatmu meletakan segala kecemasan Lalu pergi tanpa janji untuk pulang padaku Ku berikan penuh perhatianku untukmu Tapi semua seakan tak kau gubris Aku ada disampingmu, Tapi getaran itu seakan tak kau rasakan Aku berada didekatmu, Namun perhatianku seperti kau abaikan Setiap detik dan waktu yang bergulir Aku menganggap semua telah berakhir Aku tak boleh lagi berharap terlalu jauh Aku membayangkan perasaanku hilang Aku memimpikan lukaku segera kering Namun sampai kapan aku terus mencoba? Seandainya kau bisa membaca perasaanku Dan kamu bisa mengetahui isi otakku Mungkin hatimu yang beku akan mencair Aku tak pernah tau apa salahku Kita yang baru saja kenal, B...

Ternyata kau bukan untukku

Jauh darimu aku hanya sebuah angan Berada dihadapanmu jadi sebuah bayang Tak berarti apa-apa Tak guna apa-apa Aku bahagia saat jenuhku bersamamu Meski kau acuh atas rasa itu Aku tau, mengerti, dan juga paham Hatimu hanya untuk yang kau beri senyum Bahkan waktuku tak mampu menggantinya Tak bisa sedetikpun memalingkanmu darinya Sekarang aku sadar Ragamu selalu bersama dan menemaniku Namun hati dan pikiranmu terpaut padanya Tapi tenanglah Itu tak membuatku meninggalkanmu Akan kusimpan baik-baik rasa ini Akan kubuatkan ruang tersendiri dihatiku Akan aku lepas kamu Namun akan kujaga kamu dari kejauhan Karena aku tak mau mengurungmu dalam kemunafikan Jakarta, Angel sibarani